"Cakap sahabat yang jujur lebih besar harganya daripada harta benda yg diwarisi dari nenek moyang"(Saidina Ali)

Nuffnang

Saturday, August 13, 2011

Hadis 40 Imam Nawawi - Hadis 10 - Rezeki Yang Halal Serta Doa Yang Diterima




HADIS KESEPULUH

Daripada Abu Hurairah r.a beliau berkata: Rasulullah SAW telah bersabda: "Sesungguhnya Allah Ta'ala baik, Dia tidak menerima kecuali perkara yang baik. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan orang-orang mukmin dengan apa yang telah diperintahkan kepada para Rasul di mana Allah Ta'ala berfirman: (Wahai para Rasul! Makan minumlah kamu makanan yang baik-baik dan hendaklah kamu beramal soleh). (Surah al-Mukminun 23:51) Dan Allah Ta'ala berfirman: (Wahai orang-orang yang beriman! Makan minumlah kamu makanan yang baik-baik yang Kami rezekikan kepada kamu).(Surah al-Baqarah 2:172) Kemudian Baginda menyebut perihal seorang lelaki yang bermusafir jauh, yang berambut kusut masai dan berdebu, yang menadah tangan ke langit (iaitu berdoa): Wahai Tuhanku! Wahai Tuhanku! Bagaimanakah doanya akan dimakbulkan sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dia dikenyangkan dengan makanan yang haram?"          

(Riwayat Ahmad no. 8348, Muslim no. 1015 dan al-Tirmizi no. 2922)
                         
  HADITH 10


Abu Hurairah, radiyallahu 'anhu, reported that the Messenger of Allah, sallallahu ‘alayhi wasallam, said:

“Verily Allah the Exalted is pure. He does not accept but that which is pure. Allah commands the believers with what He commanded the Messengers. Allah the Almighty has said: "O you Messengers! Eat of the good things and act righteously" [23:51-53]. And Allah the Almighty also said: "O you who believe! Eat of the good things that We have provided you with" [2:167-172]. Then he (the Prophet) mentioned (the case of) the man who, having journeyed far, is dishevelled and dusty and who stretches out his hands to the sky (saying): "O Lord! O Lord!" (while) his food was unlawful, his drink was unlawful, his clothing was unlawful, and he is nourished with unlawful things, so how can he be answered?”

[Muslim]

Pelajaran :

1.     Dalam hadits diatas terdapat pelajaran akan sucinya Allah ta’ala dari segala kekurangan dan cela.

2.     Allah ta’ala tidak menerima kecuali sesuatu yang baik. Maka siapa yang bersedekah dengan barang haram tidak akan diterima.

3.     Sesuatu yang disebut baik adalah apa yang dinilai baik disisi Allah ta’ala.

4.     Berterusan seseorang dalam perbuatan haram akan menghalangi seseorang dari terkabulnya doa.

5.     Orang yang melakukan maksiat tidak termasuk mereka yang dikabulkan doanya kecuali mereka yang Allah kehendaki.

6.     Makan barang haram dapat merosakkan amalan dan menjadi penghalang diterimanya amal perbuatan.

7.     Anjuran untuk berinfaq dari barang yang halal dan larangan untuk berinfaq dari sesuatu yang haram.

8.     Seorang hamba akan diberi ganjaran jika memakan sesuatu yang baik dengan maksud agar dirinya diberi kekuatan untuk ta’at kepada Allah.

9.     Doa orang yang sedang safar dan yang hatinya sangat mengharap akan terkabul.

10.   Antara sebagian dari sebab-sebab dikabulkannya do’a : Sedang bermusafir, hati yang sangat-sangat berharap, keadaan bersahaja ketika berdoa, mengangkat kedua-dua tangan ke langit, merayu ketika berdoa, menjaga makan dan minum daripada sumber yang halal, memakai pakaian yang halal

2 comments:

Blog Archive

Nuffnang