"Cakap sahabat yang jujur lebih besar harganya daripada harta benda yg diwarisi dari nenek moyang"(Saidina Ali)

Nuffnang

Saturday, June 25, 2011

39. Shahih Muslim - Kitab Lapal-Lapal Kesopanan Dan Lainnya


Kitab Lapal-Lapal Kesopanan Dan Lainnya

1. Larangan mencaci-maki masa (waktu)

•             Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:

Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung berfirman: Seorang anak Adam mencaci-maki masa padahal Akulah masa, siang dan malam hari ada di tangan-Ku. (Shahih Muslim No.4165)

2. Hukum menggunakan lafal "budak lelaki", "budak perempuan", "baginda" dan "tuan"

•             Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:

Dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian mengatakan: Budak lelakiku (abdi), budak perempuanku! Karena setiap lelaki kamu adalah hamba Allah dan setiap perempuanmu adalah hamba Allah. Tetapi hendaklah ia mengatakan: Hai gulami (anak lelaki kecil), hai jariati (anak perempuan kecil), hai pemuda dan pemudiku. (Shahih Muslim No.4177)

3. Makruh berucap: "Sial aku"

•             Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:

Rasulullah saw. bersabda: Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian mengatakan: Sial sekali aku! Akan tetapi sebaiknya dia mengatakan: Diriku tidak mampu lagi menanggung derita ini. (Shahih Muslim No.4180)

•             Hadis riwayat Sahal bin Hunaif ra.:

Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Janganlah salah seorang di antara kalian mengatakan: Sial sekali aku! Akan tetapi sebaiknya dia mengatakan: Diriku tidak mampu lagi menanggung derita ini. (Shahih Muslim No.4181)

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Nuffnang